“Dampak
Negatif Penggunaan Internet “
Apakah
dengan adanya Internet itu selalu membawa dampak yang negative?????
Langsung saja.. jadi Dampak
penggunaan Internet itu tergantung dari si pengguna yang memanfaatkan dan yang
menggunakan internet itu sendiri. Tidak hanya dampak negative yang mungkin
lebih mendominasi dari penggunaan internet ini, tapi juga ada dampak
positifnya. Namun yang akan kita bahas kali ini adalah dampak negative dari
penggunaan internet.
Beberapa ahli
mengungkapkan dampak negatif dari pemaparan internet adalah sebagai berikut :
·
Dampak pada
perkembangan fisik.
Interaksi remaja
dengan internet banyak mengurangi aktivitas gerak karena konsep dari internet
adalah memudahkan kehidupan manusia sehingga akan banyak mengurangi dalam
bergerak. Saat ini dalam beraktivitas para remaja sudah banyak menggunakan
perantara internet.
Hal tersebut
menyebabkan perkembangan fisik remaja yang terlalu dipapar oleh internet banyak
mengalami physical decline. Contohnya problem visual seperti kelelahan mata,
sakit kepala bahkan penglihatan kabur karena remaja lebih rentan daripada orang
dewasa terhadap cahaya dan radiasi yang dipancarkan dari perangkat internet.
Selain itu obesitas juga kasus yang sering terjadi akibat berkurangnya
aktivitas fisik. Obesitas pada remaja dapat memicu terjadinya ketidakseimbangan
hormonal dan metabolism yang akan menggiring terjadinya serangan jantung
premature.
·
Dampak pada
perkembangan emosi dan sosial.
Pada remaja,
perkembangan emosi tidak lepas dari interaksinya dengan lingkungan sosial. Bila
lingkungan sosial yang ada di sekeliling remaja berupa lingkungan sosial yang
"virtual" dan tidak pada kenyataannya, maka perkembangan emosi remaja
juga cenderung tidak adekuat karena umpan balik dari lingkungan virtual dapat
diatur sesuai kehendak individu sedangkan umpanbalik dari lingkungan nyata
belum tentu sesuai dengan kehendak individu. Sehingga individu harus
mengembangkan keterampilan sosial dan emosi untuk mengatasinya.
Saat ini telah
dikembangkan berbagai jejaring sosial yang dapat mendukung terciptanya suatu
lingkungan sosial "virtual". Pada remaja, pengaruh negatif dari
jejaring sosial ini dapat dilihat dari beberapa hal sebagai berikut :
·
Hilangnya
privasi.
Tidak seperti
orang dewasa, remaja banyak yang cenderung mencantumkan identitas real dalam
jejaring sosial yang mengakibatkan mereka dapat rentan terhadap hilangnya
privasi dan kemungkinan abuse terhadap foto atau video yang kurang "appropriate"
yang mereka posting didalam jejaring sosialnya.
·
Cyber-Bullying.
Para remaja belum
cukup matang untuk memahami dampak dari informasi yang dimunculkan dalam
jejaring sosial sehingga banyak terjadi kasus perkelahian yang dimulai dari
komentar atau status namun dianggap ejekan (bullying) melalui jejaring sosial.
·
Stranger-Danger.
Para remaja
sering masih kurang "aware" terhadap bahaya dari orang yang tak
dikenal atau yang mengenal mereka namun memalsukan identitasnya dalam jejaring
sosial. Menurut Pew Research Center, "32% dari remaja online telah
dihubungi oleh seseorang yang tidak ada hubungannya dengan mereka dan 7% dari
remaja online tersebut mengatakan mereka merasa takut atau tidak nyaman sebagai
akibat dari kontak dengan orang yang tak dikenal secara online.
·
Cyber-Stalking.
Kejujuran remaja
dalam jejaring sosial seperti melakukan posting tentang bagaimana rumah mereka,
dimana sekolah mereka, menyebabkan orang asing yang berniat jahat sangat mudah
untuk membuntuti dan bahkan membujuk mereka untuk bertemu muka dan akhirnya
bisa melakukan tindakan kejahatan kepada mereka.
Beberapa
Interaksi remaja dengan internet juga dapat berdampak pada perkembangan aspek
emosi yang tidak adekuat. Bila internet digunakan tanpa control yang baik, maka
akan menyebabkan tingginya resiko untuk menjadi ketergantungan (addiction).
Beberapa kondisi emosi yang memungkinkan untuk berkembang menjadi suatu
addiction terhadap internet, antara lain:
·
Kecemasan,
bila internet
digunakan untuk mengalihkan perhatian dari kecemasan maka justru akan beresiko
individu untuk tidak mengatasi kecemasannya dan setiap saat mengalihkannya pada
komputer yang dapat mengakibatkan kecanduan.
·
Depresi,
internet dapat
mengalihkan sementara dari depresi (terutama banyak website yang memberikan informasi
tentang mengatasi depresi) namun bila digunakan tanpa kontrol justru tanpa
disadari akan makin menyebabkan isolasi dari lingkungan yang akan menambah
depresi. Selain aspek emosi yang dapat menimbulkan kecenderungan addiction,
internet dapat berdampak pada perilaku kurang sabar pada remaja karena internet
cenderung membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah dan instant sehingga
secara emosi para remaja menjadi tidak terbiasa untuk bersabar.
·
Permainan
komputer (PC Game).
Permainan komputer saat ini mendominasi pasar internasional. Terlepas dari fungsi awalnya sebagai hiburan, kini PC Game telah menjadi obyek bisnis yang sangat menguntungkan. Di balik keuntungan besar dari bisnis ini, permainan game komputer juga memiliki efek negatif bagi para pengguna. Terjadi perubahan sikap dalam diri maniak permainan komputer, khususnya permainan berbau kekerasan dan senjata.
·
Pornografi
Banyak yang menganggap bahwa internet identik dengan
pornografi, menurut saya hal tersebut memang tidak salah, melihat fungsi internet sendiri dapat
digunakan untuk kegiatan yang sifatnya porngrafi.seperti melihat video tentang hal-hal yang berbau pornografi dll.
·
mengabaikan kehidupan
social.
Adakalanya
seseorang yang telah kecanduan internet, bisa saja menghiraukan social
disekelilingnya, orang tersebut bisa terpaku seharian di internet tanpa tahu
apa yang ada di lingkunagnnya, hal ini memang cukup berbahaya jika terjadi,
untuk itulah jia anda seorang netter, sebisa mungkin luangkan waktu untuk
sekedar berbincang masyrakatsekitar.
·
Kecanduan internet
Internetpun
bisa menyebabkan ketergantungan (hal ini biasa terjadi ketika seseorang telah
sangat suka terhadap jejaring social ataupun game online ) hingga mengakibatkan
lupa waktu dalam kehidupannya.
·
Hacking
Sebuah
usaha untuk membobol jaringan dengan tujuan mengeksplorasi ataupun mencari
kelemahan pada system jaringan tersebut.
·
Cracking
Sebuah
usaha untuk memasuki sebuah jaringan secara illegal dengan tujuan untuk
mencuri, mengedit bahkan menghancurkan data-tada yang tersimpan disuatu
jaringan.
·
Violence And Gore
Kekejaman
juga sering kali terjadi, karena bisnis di dunia internet semakin hari semakin banyak
seiring pekembangan teknologi internet sampai jumlah yang tak terbatas, maka
pemilik website menghalalkan segala cara supaya bisa menjual website miliknya.
·
Carding
Ini
merupakan cara untuk berbelanja dengan menggunakan nomor dan identitas kartu
kredit orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya pelaku mencuri
data-data korban melalui internet.
·
Information overload
Karena menemukan informasi yang tak habis-habisnya yang
tersedia di internet, sejumlah orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk
mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang ada.
Berikut ini akan
dijelaskan tentang Cara Pencegahan
Dampak Negatif dari penggunaan Internet :
1. Peran orang tua sebagai pendamping sangatlah dibutuhkan.
kondisikan bahwa masuk ke situs negatif (konten porno/kekerasan) itu sesuatu
yang tabu, sehingga penggunaan komputer harus terbuka dan orang tua harus bisa
melihat.
2. Letakkan komputer di ruang keluarga atau ruangan yang
sering dilewati umum sehingga dapat terus dipantau kegiatan anak saat mengakses
internet (sebaiknya tidak di kamar tidur anak) .
3. Tentukan waktu online bersama. Orang tua dan anak
bersama-sama duduk di komputer, berdiskusi tentang berbagai informasi dari
internet.
4. Pembatasan waktu browsing. Biasakan anak untuk disiplin
mematuhi batasan waktu menggunakan internet. Hindari anak duduk didepan
komputer hingga larut malam.
5. Komunikasikan manfaat positif maupun negatif internet
kepada anak secara gamblang. Jelaskan, internet adalah media informasi yang
paling praktis serta tak terbatas. Namun, ada beberapa pihak yang memanfaatkan
internet untuk maksud-maksud yang tidak baik.
6. Berikan tips praktis untuk menghindari pihak-pihak yang
ingin mengambil keuntungan sepihak dari pengguna internet. Misalnya, dengan
tidak memberi data pribadi, tidak memberikan nomor telepon dan alamat serta
tidak memberikan foto pada siapapun yang tidak dikenal.
7. Menggunakan internet protection software lokal. Langkah
ini merupakan langkah mudah dan efisien untuk menghindarkan anak anda dari
pengaruh negatif internet, termasuk dari situs lokal. Penyedia jasa proteksi
ini akan memfilter semua jenis informasi maupun gambar dari layar komputer anak
anda.
8. Jika anak memperlihatkan tingkah laku tak wajar, segera
diskusikan dengan mereka. Cari tahu, apakan internet menjadi penyebabnya.
9. Tekankan pada anak bahwa bersosialisasi dengan lingkungan
sekitarnya, tak kalah pentingnya dengan berinternet ria sepanjang hari.
10. Jika anak anda mulai terlihat kecanduan internet atau
game, segera diskusikan dengan ahli. Mereka tahu betul bagaimana menjadikan
hidup anak anda tak hanya dihabiskan di depan komputer.
Dari pembahasan
diatas saya dapat menyimpulkan bahwa segala hal apapun yang dilakukan secara
baik atau secara positif akan menghasilkan sesuatu yang bersifat positif pula. Begitupun
sebaliknya . seperti halnya dalam penggunaan internet ini. Dan disini orang tua
dan orang-orang disekitar berperan sebagai pengingat atau pengaruh untuk
memotivasi kearah yang positif.
Sumber: Indonesian.irib.ir
http://nyurian.wordpress.com/2008/09/22/pencegahan-dampak-negatif-internet/

