Hambatan Psikologi
dalam Interpersonal Online-relation

Sebelumnya saya
akan jelaskan terlebih dahulu maksud dari Hubungan Interpersonal. Hubungan interpersonal adalah dimana dalam
berkomunikasi bukan hanya isi pesan yang disampaikan. Tapi juga menentukan
kadar interpersonalnya. Jadi, dalam berkomunikasi tidak hanya contect yang
diperlukan melainkan juga menentukan relationshipnya.
Disini yang akan saya bahas adalah hambatan psikologi dalam
Interpersonal online-relation. Komunikasi
Interpersonal itu terbagi menjadi dua yaitu tatap muka dengan komunikasi
Interpersonal bermedia.
Namun berhubung pembahasan ini mengenai
dunia online jadi yang akan saya bahas disini adalah tentang komunikasi
interpersonal bermedia. Komunikasi medio adalah komunikasi yang dilakukan
menggunakan media, namun bukan berupa media massa tetapi media lain berupa
telepon, faks, surat, email, chat, dll. Komunikasi ini berada di tengah-tengah
antara komunikasi antar personal dan komunikasi massa. Hal ini lebih berkembang
ketika munculnya media baru yaitu internet. Penemuan internet dan
perkembangannya sangat cepat sehingga internet sangat mudah merubah tatanan
komunikasi antarmanusia. Yang pada awalnya masyarakat lebih menekankan
komunikasi tatap muka, namun berubah menjadi menggunakan media, yang lebih
sering digunakan adalah telepon selular dan internet. Dengan adanya media
Internet yang dapat memperudah kegiatan para komunikan dalam berkomunikasi
serta dampak-dampak positif yang didapatkan dari para pengguna internet
tersebut.
Namun tidak
menutup kemungkinan bahwa dalam berkomunikasi lewat internet ini mendapatkan
hambatan-hambatan, berikut akan saya jelaskan hambatan-hambatan psikologi dalam
Interpersonal Online-relation :
ü -->Norma
dan Etika yang Kurang Berlaku, sudah tidak jarang bahkan untuk saat ini sudah
banyak kita lihat seorang pengguna internet yang terlalu frontal dalam
memberikan komentar-komentarnya dijejaring social, saya ambil contoh
seperti disitus yahoo.com. berbagai
macam orang berkomentar dengan mengeluarkan kata-kata yang seharusnya tidak
dikatakan disitu. Jadi sang pengguna ini telah melanggar norma dan etika yang
berlaku.
--->Adanya
Identitas Palsu, seperti yang kita lihat sekarang banyak sekali orang yang
memalsukan identitasnya. Dalam kata lain dia tidak menjadi dirinya sendiri. Seperti
dalam facebook ataupun twitter dan jejaring social lainnya seseorang
menggunakan nama lain, tanggal lahir yang tidak sesuai bahkan ada yang
menuliskan status-status yang aneh atau kita bisa sebut à “AlAY”. dan pemalsuan
identitas ini biasanya dilakukan hanya
karna ingin mendapatkan perhatian yang lebih dari orang-orang sekitarnya.
Dan kalau menurut saya dengan adanya
hambatan-hambatan psikologi dalam interpersonal online-relation ini sebaiknya
para pengguna Internet lebih disiplin dan lebih hati-hati lagi dalam bertingkah
laku dan sebaiknya mengikuti norma dan etika yang berlaku. Karna jika tidak,
hambatan-hambatan diatas akan memberikan dampak yang negative seperti yang
sudah saya jelaskan di tugas sebelumnya mengenai “Dampak Negatif Penggunaan
Internet”.
Nahh… aspek psikologi komunikasipun Menyatakan bahwa semakin baik hubungan
interpersonal.Maka, akan makin efektif pula komunikasi yang berlangsung
diantara komunikan tersebut.
“jadi Gunakanlah
Internet dgn baik dan Sehat !!!”